Metode pengelolaan persediaan yang menggolongkan barang-barang menurut kepentingannya. Jadi penekanannya adalah pada nilai dolar barang yang lebih tinggi (sebagai “A”) kemudian pada nilai dolar yang lebih rendah (“B”), dan yang paling rendah (“C”) mendapat waktu dan perhatian paling akhir. Persediaan harus sering dianalisis bila menggunakan metode ABC. Prosedur penganalisisan ABC adalah: (1) Memisahkan barang jadi menurut bentuknya (kursi menurut modelnya, dan sebagainya), memisahkan bahan baku menurut jenisnya (sekrup, mur dan sebagainya). (2) Menghitung dolar per tahun yang digunakan untuk setiap jenis persediaan (dikalikan dengan biaya satuan pemakaian tahunan yang akan datang yang diharapkan). (3) Dibuat urutan dari yang tertinggi sampai yang terendah, berdasarkan pemakaian dolarnya. (4) Mengklasifikasikan persediaan itu sebagai A – untuk 20% yang paling tinggi; B – yang berikutnya 30%; dan C – yang terakhir 50% untuk penggunaan dolar secara berturut-turut. (5) Berilah tanda untuk tiap persediaan itu dengan tanda klasifikasi ABC yang tepat dan catat klasifikasi ini dalam buku besar persediaan barang.
DIarsipkan di bawah: A