Posted on April 1, 2008 by kamusekonomi
Metode yang menetapkan jumlah penyusutan yang lebih besar pada tahun-tahun pertama dan menurun pada tahun-tahun terakhir selama umur aktiva tetap. Beberapa jenis mesin, misalnya, akan lebih efisien pada tahun awal dan menghasilkan potensi pelayanan yang lebih besar; perhitungan yang tepat menentukan beban penyusutan lebih tinggi pada tahun-tahun tersebut. Makin lama, besarnya penyusutan makin kecil, sedang biaya pemeliharaan cenderung meningkat jadi akibat penyusutan yang dipercepat bahkan secara jujur adalah beban dari pendapatan. Manfaat pajak yang paling besar dari penyusutan dinikmati pada tahun-tahun pertama. Lihat juga Accelerated cost recovery system; Double declining balance; Sum of the years’ digit (syd) method.
DIarsipkan di bawah: A | Leave a Comment »
Posted on April 1, 2008 by kamusekonomi
Provisi yang terdapat dalam sebuah bond indenture (kontrak obligasi) karena terjadinya kegagalan, maka semua sisa bunga dan pinjaman pokok mempunyai hak untuk dibayar pertama kali.
DIarsipkan di bawah: A | Leave a Comment »
Posted on April 1, 2008 by kamusekonomi
1. Orang yang harus membayar wesel, baik dengan wesel waktu maupun dengan wesel unjuk. Khususnya, akseptor menandatangani surat dagang bersama-sama dengan membubuhkan tanggal setelah menulis kata “accepted” pada surat perjanjian perdagangan. Selain kata “accepted” dapat dipakai kata-kata yang senada untuk menunjukkan maksud membayar dan memperlihatkan keinginan menghormati perjanjian tersebut pada waktu jatuh tempo. Suatu aksep dari perjanjian dagang yang efektif merupakan promissory note: si akseptor adalah pembuat dan penariknya (drawer) adalah endosan (endorser).
2. Banker’s acceptance (Akseptasi bank).
3. Kontrak yang mengikat akan memberikan hasil bila satu pihak menerima penawaran pihak lain. Akseptasi dapat dalam bentuk tertulis maupun lisan
DIarsipkan di bawah: A | Leave a Comment »
Posted on April 1, 2008 by kamusekonomi
Prosedur statistik yang digunakan dalam pengawasan mutu. Acceptance sampling meliputi pemeriksaan sejumlah data untuk menentukan apakah terdapat proporsi dalam unit mempunyai perlengkapan yang melebihi persentase yang ditetapkan. Rencana sampling meliputi tiga ketentuan: (1) ukuran tumpukan; (2) ukuran contoh; dan (3) jumlah maksimum yang rusak yang dapat ditentukan sebelum penolakan seluruh tumpukan. Dengan cara ini, kemungkinan diterima atau ditolaknya sejumlah barang dagangan atau dokumen khusus dapat dilakukan dengan tepat, dan memastikan pemeriksa tidak akan terlalu banyak menolak tumpukan yang dapat diterima. Sampel yang dapat diterima ini merupakan nilai yang biasa bagi pemeriksa intern yang menginginkan pengawasan yang berlanjut terhadap mutu dan pekerjaan tatausaha. Dari daftar sampel yang dapat diterima, seseorang dapat memilih rencana sampel untuk memastikan bahwa kesalahan tidak akan lebih besar dari persentase khusus suatu tumpukan (tingkat kesalahan yang dapat ditolerir), memerlukan pemeriksaan penuh terhadap tumpukan yang ditolak. Sampel yang dapat diterima juga dapat dipakai oleh pemeriksa intern untuk memeriksa dokumen yang mengalir melalui saluran informasi organisasi. Ha1-hal yang dapat diperiksa meliputi penetapan harga dan perhitungan matematikanya, Sampel yang dapat diterima ini juga merupakan alat dasar bagi seorang pemeriksa intern. Akan sangat sulit bagi pemeriksa ekstern untuk merancang rencana sampel, yang karena penolakan, katakanlah 90% dari tumpukan yang tidak memuaskan juga tidak menolak sejumlah besar dari tumpukan yang memuaskan.
DIarsipkan di bawah: A | Leave a Comment »
Posted on April 1, 2008 by kamusekonomi
Waktu yang diperlukan oleh alat penyimpan data, yang disatukan dengan komputer, melaksanakan proses dan mengembalikan data dari permintaan data asal.
DIarsipkan di bawah: A | Leave a Comment »
Posted on April 1, 2008 by kamusekonomi
Perjanjian tertulis yang dibuat tanpa mempertimbangkan alat kredit (yaitu wesel bayar) di mana orang lain atau perusahaan lain mengambil bagian, sehingga menambah kekuatan pada permohonan kreditnya. Contohnya, perusahaan induk, mengendos sebuah wesel tagih dari cabang kepada bank atau pemberi pinjaman lain.
DIarsipkan di bawah: A | Leave a Comment »
Posted on April 1, 2008 by kamusekonomi
1. Penataan sistematis memperlihatkan akibat dari transaksi dan kejadian lain pada neraca atau pos laporan rugi laba. Suatu rekening selalu dinyatakan dalam uang. Rekening terpisah untuk tiap aktiva, utang, kekayaan pemegang saham, pendapatan dan pengeluaran. Rekening adalah cara membedakan akibat pada usaha dasar dikategorikan dan dikumpulkan. Rekening terdapat dalam buku besar (rekening buku besar). Misalnya kas, wesel bayar, dan pendapatan dividen.
2. Hubungan antara satu bagian dengan bagian lainnya. Misalnya, deposan atau peminjam dengan bank atau lembaga tabungan, atau hubungan kredit dengan penjual barang atau pelayanan.
DIarsipkan di bawah: A | Leave a Comment »
Posted on April 1, 2008 by kamusekonomi
Tanggung jawab pribadi atau departemen untuk melaksanakan fungsi tertentu. Tanggung jawab ini dapat diperintahkan atau ditekan oleh hukum, peraturan, atau perjanjian. Misalnya, seorang auditor harus bertanggung jawab kepada pengguna laporan keuangan yang mempercayai laporan keuangan yang telah diperiksanya terhadap kesalahan tidak dapat mengungkapkan penipuan perusahaan karena kelalaian dalam penerapan generally accepted auditing standards (standar pemeriksaan yang diterima secara umum).
DIarsipkan di bawah: A | Leave a Comment »
Posted on April 1, 2008 by kamusekonomi
Istilah di negara Inggris yang menyatakan kegiatan dan teori pembukuan termasuk praktik, riset, dan pengajaran. Termasuk pedoman, prinsip dan prosedur yang harus diikuti para akuntan dalam melaksanakan tugas mereka. Akuntan mempunyai tanggung jawab yang legal dan wajar terhadap para klien dan umum
DIarsipkan di bawah: A | Leave a Comment »
Posted on April 1, 2008 by kamusekonomi
Seseorang yang melakukan pelayanan akuntansi. Akuntan menyiapkan laporan keuangan dan pembayaran pajak memeriksa catatan keuangan dan mengembangkan rencana keuangan. Mengerjakan pembukuan pribadi (untuk perusahaan) pembukuan umum (untuk perusahaan CPA), akuntansi yang tidak mencari keuntungan (untuk perwakilan pemerintah). Akuntan sering mengkhususkan diri dalam bidang tertentu seperti pajak, akuntansi biaya, auditing, dan sebagai penasehat jasa manajemen. Seorang pemegang 6uku, berbeda dari seorang akuntan, karena seorang akuntan memiliki keterampilan pengerjaan yang lebih profesional. Fungsi pemegang buku terutama mencatat transaksi ke dalam jurnal dan memasukkannya ke dalam rekening buku besar.
DIarsipkan di bawah: A | Leave a Comment »